Pages

Sabtu, 23 Februari 2013

bakteri


BAKTERI YANG BERFOTOSINTESIS TANPA AIR

            Bakteri yang berfotosintesis menggunakan senyawa arsenik, bukan air, telah ditemukan di Danau Mono, California.
Beberapa peneliti dari Survei Geologi US, yang dipimpin oleh Ronald Oremland, menemukan mikroba-mikroba yang tumbuh subur di danau-danau yang airnya berasal dari sumber mata-air panas. Danau-danau seperti ini memiliki air dengan pH basa, bergaram, kekurangan oksigen, dan mengandung konsentrasi arsenit (AsO33-) dan arsenat (AsO43-) yang tinggi.
Tim peneliti ini membawa sampel bakteri tersebut ke laboratorium, dan setelah diteliti mereka menemukan bahwa bakteri-bakteri tersebut mengekstrak elektron dari arsenit melalui oksidasi fotosintesis, untuk membantu mengkonversi CO2 menjadi biomasa. Sebaliknya, tanaman hijau menggunakan air sebagai suplai elektron dalam fotosintesis. Setelah mengurai air, fotosintesis (seperti yang sudah dikenal) menghasilkan oksigen, sementara mikroba-mikroba di Danau Mono ini justru menghasilkan spesies arsenat.
Bakteri lain juga telah ditemukan berfotosintesis menggunakan senyawa sulfur dan besi – dan bakteri-bakteri ini, bersama dengan mikroba-mikroba arsenik, diduga kemungkinan berkembang sebelum adanya fotosintesis penghasil oksigen sekitar 2,7 milyar tahun yang lalu.
Bakteri yang menghasilkan energi dengan mereduksi senyawa-senyawa arsenat, juga telah diketahui. Ada kemungkinan bahwa fotosintesis arsenit yang baru ditemukan ini, yang menghasilkan arsenat, merintis relung-relung baru untuk mikroba-mikroba ini, papar mereka.

 

Blogger news

Blogroll

About